Apa Itu Anosmia?

Apa itu anosmia? Menurut alodokter.com anosmia adalah istilah yang digunakana untuk menggambarkan kondisi kehilangan kemampuan penciuman seseorang. Anosmia merupakan kondisi yang terjadi pada saat molekul kimia yang menimbulkan baru terhalang untuk menempel pada ujung saraf pembau di hidung. Ini tentu akan menganggu aktivitas sehari-hari karena penderitanya tidak dapat mencium bau-bauan. Penyakit ini juga berpengaruh dalam merasakan makanan karena dalam merasakan makanan, menghirup aroma makanan itu penting. Ini membuatmu sulit untuk membedakan rasa makanan dan dapat membuat berat badan menurun, malnutrisi bahkan sampai depresi. Kebanyakan kasus dari penyakit ini bersifat sementara, seperti ketika kamu flu dan akan hilang setelah flu sembuh. Namun ada beberapa kasus yang terjadi dalam jangka panjang bahkan permanen. Anosmia yang terjadi dalam jangka waktu lama dapat merupakan gejala penyakit yang serius.

Lalu apa saja penyebab dari anosmia? Menurut hellosehat.com gejala yang jelas dari anosmia adalah hilangnya kemampuan untuk membaui. Perubahan yang terlihat adalah tidak dapat membaui bau badan sendiri. Beberapa penyakit yang dapat menimbulkan anosmia adalah:

  1. Penyumbatan atau hambatan pada rongga hidung dapat karena tumor, popip hidung, dan kelainan dari tulang hidung. Kelainan hidung dapat berupa hidung bengkok atau septum (dinding yang membelah lubang hidung) hidung yang tidak lurus.
  2. Kerusakan saraf penciuman yang dapat diakibatkan oleh penuaan, tumor otak, cedera kepala, diabetes, malnutrisi, penyakit parkinson dan penyakit alzheimer.
  3. Permasalahan pada dinding dalam hidung akibat iritasi atau penumpukan lendir seperti ketika sedang menderita flu karena infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan atas, sinusitis yang berkepanjangan atau kronis dengan atau tanpa polip hidung. dan rhinitis atau hay fever yang menyebabkan peradangan parah di saluran hidung.
  4. Obat-obatan tertentu seperti metronidazole yang merupakan antibiotik untuk mengobati berbagai infeksi akibat bakteri. Cara kerja obat adalah dengan menghentikan pertumbuhan bakteri dan protozoa.
  5. Sindrome cushing atau hiperkortisolisme adalah penyakit yang disebabkan oleh peningkatan kadar hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol adalah salah satu jenis hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal.

Bagaimana dengan diagnosis dan pengobatannya?

Jika kamu mengalami gejala dari anosmia, dokter akan melakukan beberapa tes seperti:

  1. CT (Computerozed Tomography) scan, menggunakan X-ray untuk menghasilkan gambar detail dari otak.
  2. X-ray tengkorak
  3. Endoskipi hidung untuk melihat bagian dalam hidung
  4. MRI (Magnetic Resonance Imaging) yang menggunakan gelombang radio dan magnet untuk melihat otak.

Pada penderita anosmia bawaan tidak dapat mencium bau seumur hidupnya. Namun jenis anosmia lainnya dapat diobati bergantung pada kondisi seperti mengonsumsi antihistamin, tablet steroid, operasi untuk membersihkan sinus dan operasi untuk meluruskan septum hidung. Pengobatan juga dapat dilakukan di rumah dengan merubah gaya hidup seperti beralih dari kompor gas alami ke kompor gas listrik atau pertimbangan memasang alat detektor gas. Tandai waktu kedaluarsa makanan dan tandai makanan sisa agar kamu tahu kapan harus membuangnya. Kamu dapat membiasakan membaca label peringatan produk dengan saksama agar waspada terhadap bahan kimia kuat.

Kamu dapat menghubungi dokter jika mengalami tanda seperti kehilangan penciuman karena pilek, alergi atau infeksi sinus biasanya akan menghilang namun ternyata kamu masih tidak dapat mencium bau setelah sembuh. Anosmia adalah penyakit terkait kemampuan untuk mencium bau-bauan. Jika kamu mengalami beberapa gejala dan sudah cukup menganggumu dalam mencium bau-bauan, kamu dapat berkonsultasi pada dokter.

Tinggalkan komentarmu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.