Banyumas yang Unggul Dalam Pariwisata Air

Wisata Air di Banyumas

Tahukah tentang daerah Banyumas? Daerah yang terkenal dengan bahasa Jawa ngapak (agak kasar dan medhok) ini sesuai namanya memang memiliki kekayaan wisata alam yang berhubungan dengan air. Banyumas dalam bahasa Jawa berarti Air Emas sehingga air menjadi objek wisata utama di daerah ini. Kota kecil yang memiliki ibukota bernama Purwokerto ini memiliki udara yang sejuk cenderung dingin karena letaknya di kaki Gunung Slamet. Artikel ini akan membahas tentang beberapa objek wisata yang ada di Banyumas yang tentu saja didominasi dengan wisata air terjun. Yuk simak terus artikel ini.

  • Curug Jenggala yang Instagramable

Wisata Curug Jenggala

@curugjenggala

Curug Jenggala menjadi objek wisata alam yang kekinian dan hitz karena dibuat dengan spot menarik berbentuk hati yang sangat tepat untuk berfoto. Tempat yang instagramable ini menjadi objek favorit kalangan anak muda terutama untuk berwisata dan berfoto bersama kekasih hati. Curug Jenggala pada awalnya bernama Curug Tempuan karena berasal dari pertemuan 3 sungai. Curug Jengggala berlokasi di desa Ketengger Baturraden. Curug Jenggala mulai hits di kalangan masyarakat terutama anak muda karena ramai diposting di instagram. Salah satu spot yang paling instagramable yaitu adanya pijakan kayu berbentuk hati yang di belakangnya ada 3 Curug indah. Hal yang masih menjadi kendala adalah akses menuju Curug Jenggala masih sulit dan sering berlumpur terutama saat musim hujan. Curug ini tergolong destinasi baru sehingga masih dalam tahap pengembangan. Kehadiran curug ini pada awalnya memang hanya inisiatif masyarakat. Melihat antusiasme dan kesadaran masyarakat untuk memajukan pariwisata Banyumas, barulah pemerintah daerah setempat mulai tersentuh untuk membangunnya.

Kepoin Yang Ini  Pesona Pantai Gunung Kidul di Selatan Jawa

Untuk menuju Curug Jenggala cukup mudah karena cukup dekat dari Lokawisata Baturraden yang sudah lebih terkenal. Rute singkatnya dari kota Purwokerto, Anda menuju kalipagu melalui kompleks wisata baturaden. Setelah tiba di Baturaden, teruskan perjalanan ke arah Curug Bayan atau Curug Gede. Lalu Anda akan melihat sebuah homestay yang lokasinya tidak jauh dari curug bayan. Dekat dari homestay itu ada satu jalan yang agak menanjak menuju Kalipagu. Tidak lama kemudian pasti Anda akan melewati sebuah portal yang menjadi tempat pembayaran karcis masuk. Harga karcis masuk hanya sebesar 5.000 rupiah per orang. Jika membawa kendaraan pribadi seperti motor atau mobil harus dititipkan di rumah-rumah warga setempat. Untuk sampai di lokasi curug maka Anda harus berjalan kaki melalui jalur yang sudah tersedia yang bisa ditempuh selama 30 menit. Anda harus berhati terutama saat musim hujan karena jalan masih berupa tanah liat sehingga sangat licin. Anda sebaiknya membawa makanan dan minuman agar tidak kelaparan dan kehausan karena pedagang di area curug masih sangat sedikit.

  • Curug Nangga yang Tersembunyi

Panorama Alam Curug Nangga

@ajieaprilianto

Curug Nangga, terletak di desa Petahunan, Banyumas, Jawa Tengah mulai dikenal oleh banyak orang. Jika ingin naik ojek ke sana memang lebih baik, untuk kembali naik ojek juga bisa karena ada pangkalan ojek cikawung di dekat sana. Anda sebaiknya jalan kaki menuju ke lokasi Curug Nangga dengan menyusuri jalan desa semedo atau terkenal dengan sebutan desa ‘Negeri Atas Angin’. Jalan menuju curg itu sebagian besar berupa tanjakan sehingga cukup melelahkan jika berjalan kaki. Lokasi Curug Nangga tidak jauh dari SD/MI Petahunan. Jika berjalan kaki harus berhati-hati karena rute jalannya agak licin. Sisi positif dari berjalan kaki menuju lokasi adalah badan menjadi sehat karena berolahraga dan bisa beribadah karena banyak tersenyum dengan warga lokal di sekitar Curug Nangga. Lumayan kan bisa berolahraga sambil ibadah selama 30 menit hingga akhirnya sampai di lokasi.

Kepoin Yang Ini  Wisata Mitos Curug Nangga Ajibarang

Tiket masuk Curug Nangga sebesar Rp.10.000 per orang. Jika bawa kendaraan pribadi tidak usah khawatir karena tersedia lahan parkir kendaraan di halaman rumah warga sekitar. Untuk biaya parkir mobil sebesar Rp. 5000 sedangkan untuk motor sebesar Rp 2000. Lokasi Curug Nangga ini memang berada di seberang bukit sehingga para pengunjung harus berjalan kaki sejauh 800 meter dari lokasi parkir. Jalan menuju Curug Nangga sudah cukup rapi dengan bebatuan tersusun rapi. Setiap tingkatan curug ini memiliki besaran yang berbeda. Jika tidak kuat jalan atau membawa anak kecil sebaiknya berwisata di curug bawah saja karena curug tertinggi harus melewati jalan tanah dan batu di samping curug dengan kondisi yang belum tersusun rapi. Curug pada tingkat ke 5 dari atas ada kolam besar, namun harus berhati-hati karena batu-batu di curug ini licin dengan ketinggian setiap curug sekitar 5 sampai 10 meter. Kondisi curug pertama dari atas ada tebing lebar dengan curahan air yang merata. Di area pinggir curug pertama bersemak-semak dan banyak pohon. Jika ingin bermain air atau basah-basahan maka jangan lupa bawa baju ganti. Tersedia toilet dan tempat ganti baju namun sayangnya ada di atas bukit.

  • Goa Sarabadak yang Bercahaya

Wisata Alam Goa Sarabadak

@zenalabi

Untuk menuju goa ini pergilah ke area Baturraden karena tempat ini berada di dalam kompleks Pancuran Pitu Baturraden. Gua ini secara administratif terletak di Desa Kemutuk Lor, kecamatan Baturaden dan kabupaten Banyumas sekitar 14 Km dari Kota Purwokerto. Rute yang harus dilalui ke Gua Sarabadak jalan setapak berundak-undak yang cukup curam di sisi kanan dari Tebing Belerang. Bisa juga turun dari sisi sebelah kiri. Gua sarang letaknya bersebelahan dengan Gua Selirang di Tebing Belerang. Tebing Belerang tentu saja terlihat jelas karena warnanya yang kuning terang. Para pengunjung pasti melewatinya karena untuk menuja Gua Sarabadak memang harus menyusuri jalur pipa air dengan panorama yang sangat indah. Jalur ini juga biasa dilalui oleh para penduduk yang berdagang di Pancuran Pitu sehingga tidak hanya para pengunjung yang berjalan melalui jalur itu.

Kepoin Yang Ini  Semarang, Ibukota Jawa Tengah yang Tak Pernah Buat Bosan

Tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, hanya dengan bayar Rp 7.500 maka Anda akan memperoleh kesenangan dan kekaguman kepada ciptaan Tuhan. Pada zaman dahulu, Gua Sarabadak ini menjadi tempat pertapaan para sunan sehingga tempat ini termasuk tempat bersejarah. Jangan lupa untuk mengabadikan keindahan alam di gua ini dan area sekitarnya. Keindahan ini tidak boleh hanya sekedar dilihat, harus diabadikan agar kita bisa melihat lagi keindahannya sewaktu-waktu.  Air panas yang mengandung belerang ini ternyata telah mengalir selama ratusan tahun tanpa henti. Air panas belerang itu mengendap dengan warna kuning terang pada tebing sehingga disebut Tebing Belerang. Saat menuruni undakan pasti pandangan akan terpuaskan karena pemandangan lembah hijau elok di depan kita. Dinding berlumut tebal dengan warna hijau kecoklatan melapisi tebing yang tidak tercapai oleh aliran air panas yang berasal dari Pancuran Pitu.

Sudah penasaran dengan kota Banyumas? Daerah ini memang harus dimasukkan ke dalam wish list kunjungan Anda terutama bersama keluarga. Jika Anda tinggal di Jakarta maka tempat ini sangat cocok karena lokasinya yang tidak terlalu jauh. Hanya perlu pesan tiket kereta dengan lama perjalanan selama 7 jam atau membawa mobil pribadi dengan waktu tempuh sekitar 9 jam maka Anda akan tiba di Banyumas dengan gembira. Selamat berlibur!

Sekian tulisan mengenai wisata di Banyumas ini, pastikan kalian membagikan di sosial media ya! Dadah…

Tinggalkan komentarmu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.