Garut, Sang Jagoan Wisata Alam

Kota yang terkenal dengan dodol ini memiliki banyak pesona gunung yang indah. Latar pemandangan gunung menghiasi sudut-sudut daerah ini.  Garut selalu ramai dikunjungi terutama oleh para pendaki gunung.  Lokasinya yang tidak begitu jauh dari Bandung sehingga kota ini menjadi destinasi alternatif yang tak kalah indahnya. Tempat-tempat wisata alam di Garut sangat beragam. Ada air terjun (curug), wisata air panas, gunung, dan pantai juga ada. Untuk tahu lebih lanjut maka simak terus artikel ini sampai selesai. Berikut ini ulasannya.

  • Kompleks Wisata Darajat

Kompleks Wisata Darajat

@villadarajatgarut

Komplek wisata ini tidak jauh dari Garut kota sehingga cukup mudah untuk didatangi. Ada apa di tempat ini? Anda bisa menikmati wisata air panas alami yang berada di perbukitan hijau nan indah. Ketinggian lokasi wisata ini berpengaruh pada suhu udara sehingga dingin sudah pasti akan dirasakan. Berendam air hangat di tempat yang dingin tentu sangat tepat. Pemandangan yang berkabut dan pegunungan cantik tentu akan menemani suasana mandi atau bermain air. Tidak hanya berendam saja, Anda juga bisa merasakan wisata air yang lebih seru di water boom yang masih berada di dalam komplek ini. Jika naik kendaraan pribadi maka arahkan kendaraan menuju Bundaran Tarogong lalu ambil jalan sebelah kanan tak lama sekitar 100 meter ada pertigaan lalu belok kiri. Setelah itu ada papan penunjuk arah dan ikuti saja terus hingga sampai di lokasi. Jika naik kendaraan umum maka naiklah angkot berwarna putih hijau jurusan Samarang – Garut dari Terminal Guntur dan berhenti di Pertigaan Panunjuk. Kemudian naik lagi angkutan berwarna kuning menuju Sariwangi atau naik ojek dari Pertigaan Panunjuk menuju lokasi.

  • Karacak Valley

Wisata Alam Karacak Valley

@christotravello

Lembah Karacak ini termasuk wisata baru yang harus segera dicoba. Pemandangan hutan pinus dan kebun kopi yang menghijau akan menemani wisata Anda selama berada di area ini. Udara dingin yang sejuk membuat saluran pernapasan menjadi lebih lega terutama bagi Anda yang tinggal di perkotaan seperti Jakarta yang penuh dengan polusi udara. Lokasinya di kecamatan Garut kota tepatnya di Pakuwon, Sukanegla sehingga cukup mudah untuk didatangi tanpa perlu banyak nyasar.  Tempat yang tergolong baru ini sudah ramai didatangi pengunjung terutama para traveler yang berburu spot instagramable. Tempat ini buka mulai pukul 7 pagi hingga 5 sore sehingga untuk merasakan pagi yang indah dan sejuk maka datanglah ke tempat ini lebih pagi.

Kepoin Yang Ini  Harga Tiket Masuk Pemandian Air Panas Garut

Jika naik kendaraan pribadi maka arahkan kendaraan ke Jalan Bratayudha kemudian belok ke Jalan Margawati, tidak jauh dari perempatan dengan mengikuti Jalan Margawati maka lokasi tempat ini akan segera ditemukan. Jika naik kendaraan umum maka naiklah angkot jurusan Suakregang atau Sukadana dari Terminal Guntur lalu berhenti di pertigaan Jalan Margawati. Dari sana Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau naik ojek. Ada sebuah tempat yang digemari pengunjung yaitu Curug Ngebul yang letaknya sekitar 1 km dari gerbang masuk. Jalan yang harus ditempuh menuju curug itu sudah bagus namun harus jaga stamina karena jalurnya menanjak.

  • Kawah Talaga Bodas

Kawah Talaga Bodas

@pejalan.garut

Sesuai dengan namanya Talaga Bodas yang berarti danau putih ini memang tampak seperti danau besar dengan air berwarna kehijauan. Sekilas tampak seperti Kawah Putih di Bandung yang sudah lebih terkenal namun kawah ini jauh lebih istimewa karena masih alami tanpa campur tangan manusia. Untuk menuju kawah ini bisa melalui jalur Bandung – Garut – Wanaraja. Belum ada papan penunjuk jalan hanya saja penandanya jika sudah berada di pertigaan alun-alun Wanaraja dari Garut maka belok kanan. Jika dari arah Cibatu setelah berada di pertigaan alun-alun wanaraja maka belok kiri. Kendaraan pribadi harus parkir di area depan kawah. Jika naik kendaraan umum sebaiknya naik ojek untuk menuju lokasi karena jalannya menanjak. Tiket masuk pengunjung lokal sebesar Rp 5.000 pada hari biasa dan Rp 7.500 pada hari libur. Sedangkan untuk turis asing Rp 100.000 pada hari biasa dan Rp 150.000 pada hari libur. Sedangkan untuk kendaran berkisar dari Rp 5.000 hingga Rp 15.000 tergantung kondisi. Semua harga bisa berubah sewaktu-waktu sesuai keadaan.

  • Curug Sang Hyang Taraje

Curug Sang Hyang Taraje

@ayodolan

Curug atau air terjun dengan nama yang unik ini wajib dikunjungi saat berada di Garut. Curug ini terletak di kecamatan Pakenjeng yang cukup jauh dari pusat kota. Diperlukan sedikit keberanian karena lokasi curug ini cukup sulit untuk didatangi. Namun semua akan terbayar lunas saat sudah berada di curug ini. Panorama indah tersaji dengan manis karena ada dua air terjun atau air terjun kembar dengan aliran air yang deras dan curug ini cukup tinggi. Sang Hyang Taraja melambangkan sesuatu yang tinggi dan hebat, nama yang diberikan untuk curug ini memang sesuai. Harga tiket masuk ke curug ini sebesar Rp 6.000 per orang namun biasanya akan lebih mahal pada hari libur nasional sekitar Rp 10.000 per orang saja. Kawasan air terjun ini sudah dikelola dengan baik sehingga jalan menuju ke sana sudah diaspal dan tersedia gazebo untuk bersantai. Ada beberapa warung di area ini sehingga tidak usah repot membawa bekal makanan dan minuman.

  • Pantai Santolo

Pantai Santolo

@viia_exploreindonesia

Pantai yang terkenal di Garut ini menyajikan pemandangan indah dengan pasir putih yang halus. Pantai ini terletak di Kecamatan Cikelet atau sekitar 90 km dari pusat kota Garut dengan lama perjalanan sekitar 3,5 hingga 4 jam. Pantai ini cukup unik karena udaranya sejuk, sedangkan pantai pada umumnya berhawa panas dengan sinar matahari yang terik. Ombak yang berkilau saat terkena sinar matahari dan hamparan terumbu karang di dalam laut menjadi daya tarik utama pantai ini. Keunikan lainnya dari pantai ini adalah pantai ini bisa dijadikan spot sunset dan sunrise yang indah. Area pantai ini sangat pantas untuk diabadikan dengan kamera. Bahkan pantai ini sering dijadikan lokasi untuk pemotretan pre wedding lho. Di bibir pantai ini terdapat sebuah fenomena alam yang menakjubkan yaitu muara Cilauteureun yang bermakna laut yang berhenti. Maksudnya diberi nama seperti itu karena air di pantai itu sangat tenang seolah berhenti padahal sebenarnya air laut ini mengalir menuju sungai.

Kepoin Yang Ini  Mengenang Tempo Dulu di Jalan Braga, Seindah Mengenang Mantan

Jika naik kendaraan umum maka anda akan melewati rute Garut – Cikajang – Cikelet – Pameungpeuk dengan jalan yang berkelok-kelok sehingga harus banyak bertahan agar tidak mabuk perjalanan. Dari Bandung maka jalur yang ditempuh sebaiknya dari Ranca Bali – Naringgul – Cidaun – Rancabuaya – Santolo. Jika berangkat dari Pangandaran atau Tasikmalaya maka jalur yang dilalui adalah Cipatujah. Harga tiket masuk ke pantai ini sebesar Rp 5.000 per orang dan parkir kendaraan juga sama sebesar Rp 5.000 tanpa hitungan per jam sehingga Anda bisa berlama-lama di tempat ini tanpa harus khawatir bayar parkir mahal. Berbagai aktivitas bisa dilakukan seperti berenang, memancing, dan naik banana boat dengan harga sebesar Rp 25.000 per orang.

Tinggalkan komentarmu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.