Kamu Wajib Tau Asal Mula Pulau Bali !

Bali adalah salah satu provinsi di wilayah Indonesia bagian tengah yang berbentuk kepulauan. Bagi anda yang ingin berlibur ke Bali wajib tau asal mula pulau Bali. Baik dari sejarah, legenda, atau cerita dari mulut ke mulut. Yuk kita bahas lebih detail dibawah ini.

Asal usul nama Bali

Berdasarkan peninggalan sejarah berupa prasasti-prasasti, salah satunya prasasti Blanjong yang ditulis pada tahun 914 Masehi disebutkan Walidwipa, yang lebih dikenal dengan Bali Dwipa atau Pulau Bali. Dari sinilah asal mulanya nama Pulau Bali.

gambar dari pikdo.me

Pada masa Bali Kuno, ada 9 sekte hindu yang ada di Bali, ada sekte Pasupata, Bhairawa, Siwa Shidanta, Waisnawa, Bodha, Brahma, Resi, Sora dan Ganapatya. Dan setiap sekte mempunyai perwujudan dewa masing-masing yang dihormati. Budaya di Bali dipengaruhi dari budaya India, Cina, dan Hindu pastinya sejak abad ke 1 Masehi.

Sejarah singkat pulau Bali

Sekarang kita membahas sejarah pulau Bali tempo dulu. Pulau Bali sudah dihuni sejak zaman prasejarah yaitu pada tahun 3000 sampai 2500 sebelum Masehi oleh orang Asia. Hingga kemudian pada tahun 100 Masehi masuklah orang India, sehingga berkembanglah budaya India hingga sampai sekarang ini.

Selanjutnya Bali memasuki jaman kerajaan hindu Majapahit pada tahun 1343 saat mereka mendirikan koloni pertama di Bali.

Bangsa Eropa masuk ke Bali diperkirakan pada tahun 1585 ketika sebuah kapal Portugis kandas di lepas Semenanjung Bukit. Kemudian pada tahun 1597 penjelajah Belanda memasuki Bali. Dan pada saat pembentukan perusahaan dagang India Timur pada tahun 1602, dimulailah pembentukan kolonial di Bali.Politik adu domba pun dilakukan oleh Belanda untuk menguatkan kendalinya atas kerajaan-kerajaan yang ada di Bali. Pada tahun 1906 terkenal satu peristiwa di Bali yaitu peristiwa Puputan Badung saat para keluarga kerajaan dan rakyat melakukan perlawanan habis-habisan daripada menyerah kepada kolonial Belanda. Disusul kemudian Puputan Kusamba pada tahun 1908 dan Puputan Klungkung pada tahun 1908 pula.

Gambar Peristiwa Puputan Badung

gambar dari water-sport-bali.com

Untuk pariwisata Bali dikembangkan mulai tahun 1930 saat tokoh seniman, antropolog, dan musikolog yang menciptakan citra barat tentang Bali sebagai “Tanah terpesona yang damai dengan diri mereka sendiri dan alam” . Di link ini pula kami menyediakan informasi wisata Bali 2018. Di akhir tulisan kami juga menyediakan informasi paket tour Bali tanpa hotel.

Kepoin Yang Ini  Tempat ini Wajib Kamu Kunjungi di Wisata Bali 2018

Saat jaman penjajahan Jepang, Bali tidak termasuk dalam rencana Jepang, namun karena Kalimantan mengalami cuaca buruk sehingga pesawat tidak bisa mendarat hingga Jepang mendaratkan pesawatnya di Bali. Yang mana saat itu di bali tidak ada armada KNIL, yang hanya tentara lokal dan beberapa tentara KNIL. Jepang mendarat di Sanur pada tahun 1942.

Pada tahun 1945, di bulan Agustus, saat Jepang menyerah di Asia Pasifik, Belanda ingin kembali menguasai Bali secara administrasi, namun perwira I Gusti Ngurah Rai melakukan perlawanan habis-habisan untuk mempertahankan Bali bebas dari kolonial Belanda.

Pada tahun 1946 Belanda memasukkan Bali sebagai wilayah administratif dari negara Indonesia Timur, negara boneka bentukan Belanda untuk memecah belah NKRI. Akhirnya pada tahun 1949 di perjanjian meja bundar Belanda mengakui penuh kemerdekaan Republik Indonesia.

Itulah sejarah singkat pulau Bali yang harus kita ketahui.

Asal usul agama Hindu di Bali

Ajaran Hindu melalui sekte-sektenya dipercaya masuk mulai abad ke 2 Masehi hingga abad ke 8 Masehi melalui kerajaan Hindu di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bisa dilihat dari bukti prasasti di desa Pejeng Gianyar yang diperkirakan berasal dari tahun 778 Masehi. Kemudian bukti berupa Arca Siwa di pura Putra Bharata desa Bedahulu Gianyar yang serupan dengan arca di Candi Dieng.

Untuk pengaruh dari India dipercaya dibawah oleh Resi Markandiya yang datang dengan pengikutnya tiba di gunung Agung kemudian berpindah ke arah barat menuju desa Taro Gianyar. Beliau mengajarkan agama Siwa dan mendirikan pura yang merupakan cikal bakal Pura Besakih saat ini.

Pada abad ke 8 Masehi juga masuk budaya Budha Mahayana dengan bukti-bukti adanya stupika-stupika tanah liat yang tersebar di daerah Pejeng Selatan, Tatiapi, dan Blahbatuh, Gianyar.

Sehingga ajaran Hindu Sivaisme dan Budha Mahayana ini melebur ke dalam agama Hindu yang berkembang di masyarakat Bali sekarang ini.

Asal usul nama orang Bali

Nama yang dimiliki orang Bali itu unik dan berbeda dengan nama-nama orang di India sana walau memiliki ajaran Hindu yang berasal dari sana. Inilah asal usul nama orang Bali.

Ada Ketut, Wayan, Nyoman, Ida Bagus, dan Made. Bagaimana sistem penamaan dari orang Bali ini? Nama-nama tersebut memiliki arti tersendiri. Di mulai dari I dan Ni. I dipakai untuk nama sandang laki-laki sedang Ni untuk nama sandang perempuan. I dan Ni ini digunakan untuk masyarakat kebanyakan atau masyarakat umum. Sedang bila ia berasal dari keluarga penempa besi, maka depannya adalah Pande. Kalau nama depannya Ida Bagus, berarti ia dari keluarga Brahmana. Sedang kalau nama depannya Anak Agung berarti ia berasal dari keluarga Bangsawan.

Sedang untuk nama kedua. Wayan dalam bahasa Bali artinya matang, ini berarti anak pertama. Untuk anak kedua dinamai Made berasal dari kata Madia yang artinya tengah. Dan anak ketiga dinamai Nyoman yang berasal dari kata Uman yang artinya sisa atau akhir. Dan untuk anak bungsu dinamakan Ketut yang berasal dari kata kitut yaitu sebuah pisang kecil yang ada di ujung terluar sisiran pisang.

Apabila orang Bali memiliki anak lebih dari empat, maka pengurutan dimulai dari Wayan hingga sampai Ketut. Namun ada sinonim atau persamaan dari masing-masing urutan nama tersebut. Misal Wayan persamaannya Putu, Kompiang, atau Gede. Sedangkan Made persamaanya Kadek atau Nengah. Dan untuk Nyoman sinonimnya Komang. Namun untuk Ketut, tetap tidak ada sinonim.

Legenda Bali

Dengan sejarah yang panjang sejak tahun 3000 Sebelum Masehi, Bali banyak memiliki kisah-kisah atau legenda atau cerita rakyat yang memperkaya khazanah tentang Bali. Salah satunya legenda Selat Bali, legenda Leak, atau Legenda Kebo Iwa. Ayo kita bahas legenda Bali di bawah ini.

gambar dari okezone.com

Cerita rakyat asal usul pulau Bali

    • Legenda Selat Bali

Menurut cerita rakyat mengenai asal usul pulau Bali dikenal dari legenda Selat Bali. Legenda ini merupakan asal usul Selat Bali yang bisa dikaitkan dengan sejarahnya terbentuk pulau Bali. Menurut legenda, pulau Bali masih menyatu dengan pulau Jawa. Kemudian ada kejadian seorang anak brahman sakti bernama Sidi Mantra yang meminta kepada Naga Besakih untuk menghidupkan anaknya yang mati. Naga Besakih mengabulkannya namun dengan syarat mereka berdua harus berpisah. Setelah anaknya bernama Manik Angkeran hidup, diajaklah ia ke suatu tempat. Brahman itu pun menggaris tanah dengan tongkatnya, keluarlah air yang semakin banyak dan menjadi lautan yang kemudian dinamakan Selat Bali yang memisahkan Brahmana dan anaknya tersebut. Tanah yang terpisah tadilah menjadi Pulau Bali sekarang ini.

    • Legenda Gunung Agung

Menurut Babad Pasek yang disalin ulang pada tahun 1987 oleh I Ketut Sengod. Dalam babad itu menerangkan bahwa Hyang Pasupati mahadewa yang tinggal di gunung Semeru menempatkan 4 gunung di penjuru Bali yaitu gunung Lempuyang di Timur, gunung Andhakasa di Selatan, gunung Watukaru di barat, dan gunung Bratan di Utara. Agar pulau Bali ini stabil, sang Hyang Pasupati memotong dan menempatkan puncak gunung Mahameru di tengah-tengah pulau dan dinamakan Tolangkir yang dikenal sekarang sebagai gunung Agung.

Itulah tulisan mengenai asal mula pulau Bali yang wajib menjadi referensi anda saat ingin berlibur ke Bali.

Untuk anda yang ingin mencari tau agen travel Bali, bisa kunjungi link dibawah ini.

Kepoin Yang Ini  Daftar Agen Travel Bali 2018
Kepoin Yang Ini  Paket Tour Bali Tanpa Hotel

Pastikan kalian membagikan tulisan ini di sosial media kalian ya! Dadah…

 

Tinggalkan komentarmu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.