Nuansa Alam yang Syahdu di Ubud Bali

Nuansa Alam yang Syahdu di Ubud Bali

Daerah wisata di Bali yang sangat populer di kalangan wisatawan mancanegara dan domestik sejak tahun 1930an adalah Ubud. Kawasan Ubud termasuk kabupaten Gianyar yang memiliki banyak seniman berbakat serta menjadi pusat budaya dan seni di Bali. Objek wisata di Ubud Bali memiliki banyak pesona alam berupa areal persawahan yang berundak-undak, kawasan hutan yang diapit oleh jurang, sungai, dan masih banyak lagi. Pesona alam yang eksotis dan aura mistis di Ubud sudah mendunia. Pasti banyak yang tahu atau sudah menonton film Holywood yang dibintangi oleh Si cantik Julia Roberts berjudul “Eat, Pray, Love”. Lokasi syuting film tersebut di Ubud. Sangat alami dan ciamik bukan? Ubud sangat cocok untuk menjadi tempat melepas stres dari hiruk pikuk dan rutinitas yang memusingkan. Sudah tahu mau ke mana saja di Ubud? Berikut ini beberapa objek wisata alam di Ubud yang harus dikunjungi.

  • Hidden Canyon Guwang Beji

Wisata Alam Hidden Canyon Guwang Beji

@vkrez

Surga tersembunyi yang dimiliki Bali bernama Hidden Canyon Guwang Beji. Pemandangan tebing batu yang berkelok-kelok seperti pahatan abstrak yang sering dibuat oleh seniman Ubud ini terlihat luar biasa. Udara sejuk yang menjadi ciri khas Ubud, air sungai yang segar dan hutan yang lebat menjadi sajian istimewa saat berada di Hidden Canyon Guwang Beji. Tidak hanya itu, saat berada di kawasan canyon ini Anda akan merasa di ‘dunia lain’ bukan ada di bumi. Coba saja berimajinasi yang mungkin tiba-tiba akan muncul makhluk unik seperti alien yang menemani wisata Anda. Aliran sungai yang terhimpit tebing berbatu besar seolah membuat Anda sulit keluar dari sana. Memang benar begitu adanya, Anda pasti akan betah untuk berlama-lama menikmati aliran sungai sambil mengapung atau body rafting. 

  • Air Terjun Tegenungan

Wisata Alam Air Terjun Tegenungan

@exploredolan.id

Air Terjun Tegenungan paling sering dikunjungi wisatawan sehingga tidak pernah sepi. Tegenungan pada saat hari libur pasti akan penuh sesak. Jika ingin merasakan air terjun ini dalam keadaan yang agak sunyi maka datanglah pada pagi buta karena tempat ini belum ramai. Tahukah Anda, pada pagi buta tempat ini juga masih dipenuhi kabut sehingga akan menambah kesyahduan suasana. Namun karena masih pagi, pasti airnya jauh lebih dingin, jadi tidak usah syok kalau Anda tiba-tiba menggigil. Jika berwisata ke tempat ini maka dijamin foto-foto Anda akan super keren terutama di pagi hari ya karena tidak akan ‘bocor’ atau tidak ada orang yang masuk ke foto Anda. Lokasi air terjun ini dekat dengan pasar seni Sukawati sehingga sangat mudah untuk didatangi. Air terjun setinggi 16 meter ini memiliki debit air yang deras. Harga tiket masuk sebesar Rp 10.000 untuk orang dewasa dan RP 5.000 saja untuk anak.

  • Goa Gajah

Wisata Alam Goa Gajah

@liburanbali

Goa Gajah bernilai sejarah karena dahulu dijadikan tempat pertapaan para bikhsu Buddha pada abad ke 13 Masehi. Keunikan tempat ini yaitu pintu masuk goa berupa mulut Barong yang diapit dengan 2 patung penjaga. Pahatan spektakuler itu benar-benar bercirikan Bali yang terkenal dengan kesenian yang artistik. Mulut Barong itu sangat ikonik dan menjadi ciri khas yang dihafal oleh banyak orang. Siapapun yang melihat gambar itu pasti tahu bahwa itu adalah Goa Gajah. Pepohonan yang berumur ratusan tahun juga menghiasi area pertapaan Goa Gajah ini. Kawasan ini semakin sejuk dan asri berkat pepohonan yang juga dianggap keramat oleh umat hindu setempat. Reruntuhan bangunan dan arca-arca yang terbuat dari batu sangat mendukung suasana di sekitar goa ini sehingga semakin sakral.

  • Bukit Campuhan

Wisata Alam Bukit Campuhan

@ayodolan

Jika ke Bali pasti umumnya berwisata ke pantai yang identik dengan sunset. Jika ingin menikmati sunrise di Ubud maka datanglah ke Bukit Campuhan. Tempat ini sangat cocok untuk menyaksikan matahari terbit. Bukit ini dipeluk oleh lembah dan diselimuti oleh ilalang sehingga bukit ini sering disebut “Bukit Cinta”. Kok bisa dijuluki seperti itu? Karena tempat ini sangat romantis dan syahdu sehingga sering dijadikan tempat untuk bermesraan dengan pasangan. Duh asik banget ya!

  • Monkey Forest Ubud

Wisata Alam Monkey Forest Ubud

@theladybugshops

Monkey Forest Ubud dengan luas 17 hektar ini menjadi habitat yang sangat nyaman untuk ratusan monyet. Monyet-monyet tersebut hidup secara liar layaknya hutan pada umumnya. Kawasan hutan ini dipenuhi dengan pepohanan rimbun yang usianya sudah ratusan tahun. Benar-benar hutan yang sesungguhnya. Jika Anda termasuk pecinta satwa maka belilah pisang terlebih dahulu di pintu masuk untuk diberikan ke monyet- monyet. Dengan begitu pasti Anda akan seperti selebritis yang dikerubuti oleh penggemar sehingga Anda bisa dengan mudah berfoto bersama mereka. 

  • Arung Jeram Sungai Ayung

Wisata Alam Arung Jeram Sungai Ayung

@denithecorner

Ubud Bali juga memiliki lokasi untuk arung jeram yang seru di Sungai Ayung. Rafting di sungai ini sangat digemari karena arus sungainya sangat sesuai untuk wisata arung jeram sehingga siapapun yang melakukannya akan merasa senang. Waktu untuk arung jeram di tempat ini mulai dari pukul 10:00 hingga pukul 17.00 (sore). Biaya untuk rafting sungai Ayung sekitar Rp 350.000 hingga Rp 400.000 per orang yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Paket arung jeram di Sungai Ayung ini sudah termasuk antar jemput penginapan dan makan siang lho. Cukup murah ya, jadi jangan sampai lupa untuk merasakan keseruannya.

  • Pura Taman Saraswati Ubud

Wisata Alam Pura Taman Saraswati Ubud

@chasetravelblog

Pura untuk memuja Dewi Saraswati di Ubud bernama Pura Taman Saraswati. Ukiran artistik khas Ubud dan kolam bunga teratai yang mengelilingi panggung pementasan tari menjadi panorama yang khas di tempat ini. Jika Anda suka menonton pertunjukan seni maka Anda harus menyaksikan tari kecak di tempat ini yaitu sebelum pukul 19:30. Pementasan tari Kecak dimulai pada pukul 19.30 atau 20.00 paling lambat. Harga tiket untuk menonton tari kecak ini sebesar Rp 75.000 per orang, namun bisa berubah sewaktu-waktu harganya. Coba saja datang, Anda akan merasakan keseruannya secara langsung.

  • Sawah Terasering Tegalalang

Wisata Alam Sawah Terasering Tegalalang

@russelwend

Sensasi bersantai atau berjalan-jalan di pinggiran sawah yang menghijau atau menguning pasti sangat mengasyikkan. Jika ingin membeli oleh-oleh yang cukup murah, ada banyak penjual barang kerajinan khas Bali di sektar sini. Ada yang berjualan per seorangan yang dijajakan dengan berpindah tempat, namun ada juga toko-toko di dekat sana. Area terasering Tegalalang Ubud ini menyajikan sawah berundak-undak dengan kemiringan yang lumayan curam. Bali memang juara artistic sehingga apapun dikelola dengan nilai seni yang tinggi. Jika ingin minum teh, kopi, atau makan cemilan maka anda bisa datang ke salah satu cafe yang ada di pinggir jalan tepi sawah. Café cantik dengan panorama sawah dibuka pada pukul 9 hingga 17. Jika ingin bermain di sawah eksotis ini harus bayar sebesar Rp 10.000 saja per orang. Untuk anak-anak biasanya tidak dikenakan biaya.

Kepoin Yang Ini  Pusat Keindahan Pulau Dewata yang Mendunia

Tinggalkan komentarmu disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.